Menu

Selamat datang di website sekolah kami! Kami menawarkan berbagai program pendidikan berkualitas untuk masa depan yang lebih cerah. Ayo gabung dengan kami, Untuk Membangun Pekerti Meretas Prestasi...

Selamat datang di website sekolah kami! Kami menawarkan berbagai program pendidikan berkualitas untuk masa depan yang lebih cerah. Ayo gabung dengan kami, Untuk Membangun Pekerti Meretas Prestasi...


Pembatasan Penggunaan Gawai pada Murid

06 August 2026
Pembatasan Penggunaan Gawai pada Murid

"Ketika Gadget Tidak Ada di Tangannya"

Cikadu, 6 Agustus 2026 – SMKN 1 Cikadu menerapkan kebijakan pembatasan penggunaan gawai (smartphone) di lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya membangun budaya belajar yang lebih fokus, meningkatkan interaksi sosial, serta membentuk karakter peserta didik yang mandiri dan bertanggung jawab. Kebijakan ini berlaku selama kegiatan pembelajaran berlangsung, termasuk pada waktu istirahat, kecuali jika gawai digunakan atas arahan guru untuk kepentingan pembelajaran, merujuk pada Surat Edaran Gubernur Nomor 27471/PK.03.03/SEKRE yang diselaraskan dengan Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 18 Tahun 2026.
Sejak kebijakan ini diterapkan, suasana sekolah mengalami perubahan yang sangat positif. Waktu istirahat yang sebelumnya banyak dihabiskan dengan menatap layar ponsel, kini berubah menjadi momen kebersamaan. Para murid tampak aktif bercengkerama, bermain permainan tradisional, hingga menikmati suasana alam sekolah.
Pemandangan tersebut terlihat jelas ketika sejumlah murid memanfaatkan waktu istirahat dengan bermain dan berkumpul di bawah rindangnya pohon bahkan memanjat pohon. Canda tawa dan kebersamaan kembali menjadi warna di lingkungan sekolah. Mereka saling membantu, bekerja sama, dan berinteraksi secara langsung tanpa disibukkan oleh notifikasi maupun media sosial.
Para guru juga merasakan dampak positif dari kebijakan ini. Konsentrasi murid saat pembelajaran meningkat, komunikasi antara guru dan murid menjadi lebih baik, serta suasana kelas lebih kondusif. Selain itu, hubungan sosial antarmurid semakin erat karena mereka lebih banyak berinteraksi secara langsung.
"Kami ingin murid mampu mengendalikan teknologi, bukan dikendalikan oleh teknologi. Ketika gadget tidak ada di tangannya, mereka justru menemukan banyak hal yang lebih bermakna: kebersamaan, kreativitas, komunikasi, dan pengalaman nyata."
Melalui kebijakan ini, SMKN 1 Cikadu berharap murid dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki keseimbangan antara kemampuan memanfaatkan teknologi dengan keterampilan sosial, kepedulian terhadap lingkungan, serta karakter yang kuat.
Manfaat Pembatasan Penggunaan Gawai di Sekolah :
1. Meningkatkan fokus dan konsentrasi belajar.
2. Mempererat interaksi sosial antar murid.
3. Menumbuhkan kreativitas dan kemampuan bekerja sama.
4. Mengurangi ketergantungan terhadap gadget.
5. Meningkatkan kesehatan mental dan aktivitas fisik.
6. Membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan pengendalian diri.
 
"Ketika gadget tidak ada di tangannya, ternyata dunia nyata menawarkan pengalaman yang jauh lebih berharga."

 


Komentar
Belum ada komentar.